Meski Ustad semahir Felix Siauw sudah
membukukan kisahnya,namun beberapa orang ada juga loh.. yang belum mengenal
sosok yang sangat dinantikan ini. Alhasil, mereka kepo danbertanya “Emang siapa
sih Muhammad Al Fatih?”
“Kota
Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah
sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah
sebaik-baik pasukan.” (HR.Ahmad bin Hanbal Al Musnad 4/335)
Kota Konstantinopel sepanjang sejarah memang
menjadi kota pusat peradaban barat. Meski
seluruh dunia berkata bahwa Konstantinopel tidak akan
bisa ditaklukkan, selama Muhammad saw berkata “bisa” maka bagi Mehmed II itu sudah cukup.
bisa ditaklukkan, selama Muhammad saw berkata “bisa” maka bagi Mehmed II itu sudah cukup.
Yup..Mehmed II atau Sultan Muhammad II atau
yang lebih populer nya adalah Sultan
Muhammad Al Fatih. Al Fatih adalah gelar beliau sebagai “Sang Penakluk” kota
Konstantinopel. Beliau dilahirkan pada tanggal 29 Maret 1432 M di Adrianapolis
(perbatasan Turki-Bulgaria). Menaiki tahta dan menjadi Sultan ke 7 Daulah
Utsmaniyah pada saat umurnya 19 tahun. Anak Sultan Murad II ini memerintah 30
tahun lamanya (1451-1481 M)
Sejak kecil, Al Fatih sudah dipersiapkan untuk
menjadi seorang pemimpin yang pantas. Beliau dididik secara intensif oleh para
ulama ulung dizamannya dengan segala ilmu. Hafal Al Qur’an dengan waktu yang
singkat serta 7 bahasa yang beliau kuasai semakin menunjukkan “Akulah yang akan
menaklukkan kota Konstantinopel
Tak ketinggalan,Hablumminnallah yang sangat sudah ia lakoni.
Sejak baligh beliau tak pernah meninggalkan sholat fardhu (memang sudah
wajib),namun yang ini yang sulit kita-kita lestarikan yakni Sholat Tahajud and
Sholat Sunnat Rawatib.
Siasat perang yang “awesome”, Kesungguhan
serta Semangat juang yang tinggi, Ketaatan tiada stop-an menjadikan celah untuk
menaklukkan kota Kontsantinopel. Al Fatih pernah berkhutbah di hadapan bala
tentaranya mengenai kelebihan Jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan
kemenangan di hadapan Allah.
Ditahun 1453, Nasrullah tersebut telah
terjemput...Kemenangan diraih dan “Sang Penakluk” kota ini telah memenuhi janji
sabda Rasullullah.
Beliau wafat pada 3 Mei 1481 karena sakit
sewaktu dalam perjalanan jihad menuju pusat Imperium Romawi Barat di Roma,
Italia.
Ketaatan dan kobaran semangat membawa usia
muda nya jatuh untuk memperjuangkan agama Allah..Lalu dimanakah posisi kita ?
Referensi Sejarah Muhammad Al Fatih
1453-Ust.Felix Siauw
No comments:
Post a Comment